PAMEKASAN — Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan terus berkomitmen memastikan kualitas, kebersihan, serta keamanan makanan dan minuman yang disediakan bagi warga binaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pemantauan Rutin Penyediaan Makanan dan Minuman Dapur Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Rabu (07/10), pukul 10.00 WIB.
Kegiatan pemantauan melibatkan dua petugas dari UPT Puskesmas Teja, yakni Enny Nurhayati, SKM., selaku Korpel Pelayanan Kesehatan Lingkungan Puskesmas Teja, dan Siti Aisyah, A.Md.KL. Pelaksanaan kegiatan turut didampingi oleh Kasubsi Bimkeswat Abdullah, serta petugas dapur Lapas Narkotika Pamekasan, Anang dan Homaidy.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan sejumlah pemeriksaan untuk memastikan proses pengelolaan makanan dan minuman telah memenuhi standar kesehatan dan higiene sanitasi. Pemeriksaan meliputi pengambilan sampel makanan dan usap alat makan untuk selanjutnya dilakukan pengujian laboratorium di Labkesda Pamekasan.
Selain itu, dilakukan pula pengambilan sampel air minum dari Depo Air Minum Lapas Narkotika Pamekasan yang akan diuji di laboratorium guna memastikan kualitas air yang dikonsumsi warga binaan. Tim juga melaksanakan inspeksi kesehatan lingkungan pada area dapur, mencakup kondisi lingkungan serta proses penyediaan dan penyajian makanan.
Berdasarkan hasil inspeksi di lapangan, tidak ditemukan adanya pelanggaran dari aspek kesehatan dalam proses penyediaan dan penyajian makanan bagi warga binaan. Selanjutnya, pihak Lapas masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan, alat makan, dan air minum sebagai bagian dari proses pengawasan secara menyeluruh.
Korpel Pelayanan Kesehatan Lingkungan Puskesmas Teja, Enny Nurhayati, SKM., menyampaikan bahwa pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan makanan dan minuman yang diberikan kepada warga binaan memenuhi aspek kesehatan dan keamanan.
“Pemantauan ini kami lakukan untuk memastikan proses penyediaan makanan dan minuman di Lapas telah memenuhi standar kesehatan lingkungan dan higiene sanitasi. Dari hasil inspeksi hari ini, secara umum tidak ditemukan permasalahan dari aspek kesehatan. Untuk sampel makanan, alat makan, dan air minum selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan kualitasnya secara lebih menyeluruh,” ujar Enny.
Sementara itu, Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, menegaskan bahwa pemenuhan hak warga binaan atas makanan dan minuman yang layak, bersih, dan sehat menjadi salah satu perhatian utama pihak Lapas.
“Kami berkomitmen untuk memastikan makanan dan minuman yang diterima warga binaan tidak hanya terpenuhi secara kuantitas, tetapi juga terjamin kebersihan, keamanan, dan kualitasnya. Pemantauan secara berkala bersama Puskesmas menjadi langkah penting bagi kami untuk menjaga standar penyelenggaraan makanan di Lapas,” tegas Kusnan.
Kegiatan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan dapur ini dilaksanakan secara rutin setiap enam bulan sekali sebagai bentuk pengawasan dan evaluasi terhadap penyediaan makanan dan minuman bagi warga binaan.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan berupaya memastikan seluruh proses penyelenggaraan makanan berjalan sesuai standar kesehatan, sekaligus mendukung pemenuhan hak warga binaan dan terciptanya lingkungan Lapas yang sehat serta aman.







