Film ‘Frankenstein’ Garapan Guillermo del Toro Tampilkan Sisi Emosional, Tayang di Netflix 2025

  • Bagikan
Film ‘Frankenstein’ Garapan Guillermo del Toro Tampilkan Sisi Emosional, Tayang di Netflix 2025

SEHILIR.com – Sutradara pemenang Oscar, Guillermo del Toro, siap merilis interpretasi terbarunya atas kisah klasik Frankenstein melalui film orisinal Netflix yang dijadwalkan tayang pada musim gugur 2025. Film ini menampilkan Oscar Isaac sebagai Victor Frankenstein dan Jacob Elordi sebagai sang makhluk ciptaan dalam versi yang lebih setia pada novel asli karya Mary Shelley.

Berbicara dalam panel di Festival Film Cannes 2025, del Toro menegaskan bahwa film ini bukan ditujukan sebagai horor murni. Ia menyebut proyek tersebut sebagai eksplorasi emosional dan pribadi yang menggali tema tentang keluarga, penciptaan, dan identitas.

“Untuk pertama kalinya saya bertanya, apakah film ini benar-benar menakutkan? Jawabannya: tidak. Film ini sangat personal dan penuh emosi. Saya tak sedang membuat film horor,” ujar del Toro, dikutip dari Variety.

Tidak seperti adaptasi klasik tahun 1931 produksi Universal Studios yang menekankan sisi menyeramkan monster berleher baut, film terbaru ini akan menyoroti dimensi psikologis dan kemanusiaan makhluk tersebut. Dalam versi Mary Shelley, karakter monster berbicara secara fasih dan memiliki kompleksitas moral, hal yang ingin dihidupkan kembali del Toro.

BACA JUGA:  Chae Jong Hyeop Masuk Tak Terduga ke “Ruang Aman” Lee Sung Kyung dalam Episode Baru In Your Radiant Season

Jacob Elordi akan memerankan sosok makhluk yang digambarkan sebagai peka dan simpatik, menjauh dari stereotip monster bisu dan mengerikan. Selain Oscar Isaac dan Elordi, film ini juga dibintangi Mia Goth sebagai Elizabeth Lavenza, Christoph Waltz sebagai Dr. Septimus Pretorius, Lars Mikkelsen sebagai Kapten Anderson, dan Ralph Ineson sebagai Profesor Kempre.

Komposer Alexandre Desplat, yang sebelumnya meraih Oscar lewat The Shape of Water, kembali bekerja sama dengan del Toro dalam proyek ini. Ia menyebut bahwa musik latar dalam Frankenstein akan menonjolkan nuansa liris dan emosional.

BACA JUGA:  Viral Video Aliran Sesat Kiai Membolehkan Bertukar Istri, ini Kebenarannya!

“Sinema Guillermo selalu puitis, dan musik saya juga demikian. Musik dalam film ini akan membawa sisi emosional, bukan teror,” ujar Desplat.

Del Toro juga mengungkap inspirasi personalnya terhadap kisah Frankenstein, mengingatkan pada adegan dalam film The Seven Year Itch ketika karakter Marilyn Monroe menyebut bahwa “makhluk itu hanya butuh seseorang yang mencintainya.”

“Sejak kecil saya percaya bahwa kita semua hanya membutuhkan orang yang bisa melihat kita dengan benar. Itu inti dari film ini,” kata del Toro.

Netflix dijadwalkan menayangkan cuplikan perdana film ini dalam acara Tudum 2025 pada 31 Mei mendatang.**

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *