PAMEKASAN – Ribuan warga memadati ruas jalan penghubung Desa Toronan dan Desa Kowel, Kecamatan Pamekasan, Jumat (31/7/2026), untuk mengikuti pawai budaya dan tasyakuran atas selesainya pengecoran jalan yang dibangun melalui swadaya masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pawai berlangsung semarak dengan menampilkan beragam kesenian tradisional, seperti musik daul, drumband, serta karikatur bertema kehidupan sosial masyarakat Madura. Antusiasme warga tampak memenuhi sepanjang rute kegiatan.
Salah satu tokoh pemuda Desa Toronan, Kusairi, mengatakan acara tersebut digelar sebagai ungkapan syukur atas rampungnya pembangunan jalan yang dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat.
“Ini bagian syukur kami pasca selesainya pengecoran dan Alhamdulillah kini jalan sudah bagus dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Karena itu kami menggelar syukuran sebagai bentuk berfungsinya kembali jalan kampung kami, sekaligus menghibur masyarakat dan menyambut Agustusan. Terima kasih kepada Kepala Desa Toronan, seluruh warga, pengusaha rokok, serta TNI-Polri yang turut membantu kami,” ujar Kusairi.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan jalan tersebut menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan warga dalam memperbaiki akses yang sebelumnya mengalami kerusakan.
Selain pawai budaya, panitia juga menyiapkan hiburan malam berupa atraksi drumband dan pertunjukan musik daul.
Jalan Toronan–Kowel yang berstatus sebagai jalan kabupaten sebelumnya mengalami kerusakan dan diperbaiki melalui gotong royong masyarakat dengan pengecoran sepanjang sekitar satu kilometer.
Akses tersebut menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi warga sekaligus penghubung menuju sejumlah fasilitas pendidikan. Dengan kondisi jalan yang telah membaik, masyarakat berharap mobilitas semakin lancar dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat.







