Razia Gabungan di Lapas Narkotika Pamekasan, Petugas Temukan Sejumlah Barang Terlarang

  • Bagikan
Razia Gabungan di Lapas Narkotika Pamekasan, Petugas Temukan Sejumlah Barang Terlarang

PAMEKASAN – Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan menggelar razia gabungan di seluruh blok hunian warga binaan, Senin (1/6/2026) malam. Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemasyarakatan, TNI, dan Polri sebagai upaya memperkuat pengawasan serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Razia yang dimulai pukul 19.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, M. Ulin Nuha. Kegiatan juga diikuti Kepala Lapas Narkotika Pamekasan Kusnan, jajaran petugas pemasyarakatan, personel Polres Pamekasan, Brimob Polda Jawa Timur, dan Kodim 0826 Pamekasan.

Sebelum penggeledahan dilakukan, seluruh personel mengikuti apel gabungan sebagai bentuk konsolidasi dan penyamaan langkah dalam pelaksanaan tugas. Tim kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh pada sejumlah blok hunian, meliputi Blok Ambon, Bandung, Cirebon, dan Demak.

Selain memeriksa kamar hunian warga binaan, petugas juga melakukan pengecekan pada sejumlah titik yang dinilai rawan dimanfaatkan untuk menyimpan barang terlarang maupun lokasi yang berpotensi mengganggu sistem pengamanan lapas.

BACA JUGA:  Lapas Narkotika Pamekasan Bahas Usulan Integrasi 41 Warga Binaan dalam Sidang TPP

Selama proses razia berlangsung, warga binaan bersikap kooperatif dan mengikuti seluruh prosedur pemeriksaan. Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian, antara lain hanger, kawat, gunting, korek api gas, pinset, alat cukur, lem, kaca, serta sendok berbahan besi.

Plh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, M. Ulin Nuha, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan di lingkungan pemasyarakatan.

“Razia ini merupakan langkah nyata deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kami ingin memastikan seluruh lapas dan rutan di Jawa Timur tetap dalam kondisi aman, tertib, serta bebas dari barang-barang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,” ujar M. Ulin Nuha.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, menegaskan bahwa penggeledahan rutin akan terus dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan program penguatan keamanan di lingkungan lapas.

BACA JUGA:  Ratusan Petugas KPPS Jatuh Sakit di Hari Penghitungan Suara, Ketua Meninggal Dunia

“Kami berkomitmen menjalankan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui peningkatan kewaspadaan serta penguatan pengamanan. Sinergi dengan TNI dan Polri menjadi kekuatan penting dalam menjaga keamanan Lapas Narkotika Pamekasan,” ungkap Kusnan.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan perwakilan Kodim 0826 Pamekasan, Serda Rizal Fausi. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi menjadi faktor penting dalam menjaga kondisi lapas tetap aman dan kondusif.

“Kolaborasi antara pemasyarakatan, TNI, dan Polri merupakan bentuk sinergitas yang sangat baik. Kami siap mendukung upaya-upaya pengamanan guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di lingkungan lapas,” kata Serda Rizal Fausi.

Seluruh barang hasil razia selanjutnya didata dan diamankan untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Narkotika Pamekasan dalam memperkuat sistem pengamanan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib dan kondusif.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *