Cegah Kanker Sejak Dini, Yayasan Kanker Indonesia Sosialisasi di Lapas Narkotika Pamekasan

  • Bagikan
Cegah Kanker Sejak Dini, Yayasan Kanker Indonesia Sosialisasi di Lapas Narkotika Pamekasan

PAMEKASAN – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) menggelar sosialisasi pencegahan kanker di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Rabu, 21 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran pentingnya pola hidup sehat serta deteksi dini kanker di lingkungan kerja.

Sosialisasi yang berlangsung di Aula Saharjo tersebut diikuti oleh seluruh pegawai dan peserta magang. Yayasan Kanker Indonesia menghadirkan Edo Saputra sebagai pemateri untuk menyampaikan edukasi kesehatan secara langsung dan interaktif.

Dalam pemaparannya, Edo menjelaskan berbagai jenis kanker yang kerap terjadi, faktor risiko, langkah-langkah pencegahan, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Materi disampaikan dengan pendekatan praktis agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:  Sosialisasi Hak dan Kewajiban Warga Binaan, Kalapas Narkotika Pamekasan: Tidak Ada Toleransi Bagi yang Melanggar

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai edukasi kesehatan memiliki peran penting dalam mendukung kualitas hidup yang lebih baik.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kanker yang dilaksanakan oleh Yayasan Kanker Indonesia. Edukasi kesehatan merupakan bagian penting dalam pembinaan, baik bagi pegawai maupun warga binaan, agar mereka memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan sejak dini,” ujar Kusnan.

Ia berharap kerja sama di bidang kesehatan antara lembaga pemasyarakatan dan pihak eksternal dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat berkelanjutan.

Sementara itu, Edo Saputra menegaskan bahwa pencegahan kanker dapat dimulai dari perubahan gaya hidup sederhana.

BACA JUGA:  Ledakan Bom di Rumah Ketua KPPS Nyalabu Daya, Polisi Beri Keterangan dan Masih Lakukan Penyelidikan

“Pencegahan kanker bisa dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, menghindari rokok, serta melakukan deteksi dini. Dengan pengetahuan yang cukup, kita bisa menurunkan risiko kanker secara signifikan,” jelas Edo Saputra.

Ia menambahkan bahwa edukasi kesehatan berperan besar dalam membentuk perilaku hidup sehat di masyarakat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan pengetahuan dan kesadaran peserta terhadap bahaya kanker semakin meningkat serta mendorong penerapan pola hidup sehat secara konsisten. Sinergi antara Yayasan Kanker Indonesia dan Lapas Narkotika Pamekasan diharapkan mampu memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.**

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *