Koperasi Merah Putih Diluncurkan, 189 Desa di Pamekasan Siap Gerakkan Ekonomi Rakyat

  • Bagikan
Koperasi Merah Putih Diluncurkan, 189 Desa di Pamekasan Siap Gerakkan Ekonomi Rakyat

PAMEKASAN Pemerintah Kabupaten Pamekasan resmi meluncurkan program Koperasi Merah Putih sebagai upaya konkret memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa dan kelurahan. Program ini diresmikan langsung oleh Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman, dalam acara yang digelar di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (21/7/2025).

Sebanyak 189 koperasi dari desa dan kelurahan di 13 kecamatan secara simbolis menerima Akta Pendirian dan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan ekonomi berbasis komunitas.

“Alhamdulillah, hari ini kita meluncurkan secara resmi pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” ujar Bupati Kholilurrahman dalam sambutannya.

BACA JUGA:  Benfica Kejutkan Bernabeu, Madrid Balas Cepat: Skor 1-1 di Babak Pertama, El Real Masih Unggul Agregat

Menurut Bupati yang akrab disapa Kiai Kholil itu, koperasi desa dan kelurahan ini diharapkan menjadi tulang punggung baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dari tingkat paling bawah.

“Koperasi Merah Putih ini adalah bentuk nyata gotong royong yang diharapkan mampu menjadi penggerak utama ekonomi rakyat. Kami menargetkan koperasi-koperasi ini mampu menciptakan ekosistem usaha yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pengurus koperasi dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan transparan, guna memastikan manfaat koperasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat di masing-masing wilayah.

BACA JUGA:  Dua Buron Kasus Pencurian BBM dan Tabung Gas di Pamekasan Ditangkap Polisi

Turut hadir dalam peluncuran tersebut Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Naker Pamekasan, Muttaqin, serta sejumlah pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, notaris, dan perwakilan koperasi dari berbagai desa dan kelurahan.

Melalui program ini, Pemkab Pamekasan berharap terbentuknya koperasi-koperasi desa dan kelurahan dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang adaptif dan mandiri, sekaligus menjawab tantangan ketimpangan akses ekonomi di tingkat akar rumput.**

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *