Terbakar, Toko Kelontong di Pamekasan Merugi Ratusan Juta Rupiah, Begini Kronologinya!

  • Bagikan
Toko Kelontong di Pamekasan Merugi Ratusan Juta Rupiah Akibat Kebocoran Gas, Begini Kronologinya!

PAMEKASAN, SEHILIR – Sebuah toko kelontong milik Novi, warga Desa Rombiya, Kecamatan Ganding, Sumenep, ludes terbakar akibat kebocoran tabung gas elpiji, Minggu (22/12/2024).

Toko yang terletak di Dusun Keppo, Desa Polagan, Kecamatan Galis, Pamekasan itu ludes terbakar pada sekitar pukul 09.00 WIB.

Sebelum kejadian, sesudah mengisi gas Novi mengaku mencium bau gas dari dalam toko. “Sesudah mengisi gas, saya keluar menemui sopir gas. Saya sempat melihat asap, tapi tidak sadar kalau itu berasal dari tabung gas,” ujarnya.

Tak lama setelah itu, muncul percikan api dari tabung gas yang diduga bocor. Hal itu membuat Novi panik dan bergegas menggendong anaknya yang berusia tiga tahun keluar dari dalam toko.

BACA JUGA:  Lepas Keberangkatan 1.300 Jamaah Haji, Pemkab Pamekasan Ingatkan Jaga Kesehatan

“Beberapa saat kemudian ada percikan api, karena panik saya langsung menggendong anak saya keluar. Dan HP yang dipegang anak saya sempat saya lempar ke api,” terangnya.

Kobaran api semakin membesar setelah dua jeriken bensin yang ada di dalam toko ikut terbakar dan mengakibatkan api semakin cepat merambat pada seisi toko.

BACA JUGA:  Ledakan Bom di Rumah Ketua KPPS Nyalabu Daya, Polisi Beri Keterangan dan Masih Lakukan Penyelidikan

“Di dalam, saya baru mengisi stok toko seperti, rokok, makanan, dan barang-barang lain di dalam toko serta stok bensin. Semua habis terbakar,” imbuh novi dengan nada histeris.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, hanya saja uang tunai serta emas milik Novi yang ada di toko ikut terbakar. Akibatnya, Novi dan keluarga harus mengalami kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.***


**Klik Google News dan dapatkan berita terkini serta informasi bermanfaat lainnya di perangkat Anda.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *