Pamekasan, sehilir.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pamekasan akan menyalurkan bantuan mesin rajang untuk kelompok tani (Poktan).
Namun, bantuan mesin rajang tersebut hanya akan diberikan kepada poktan yang sudah mengikuti sekolah lapang (SL).
Plt Kepala Dinas DKPP Nolo Garjito mengungkapkan, pihaknya telah mengajukan permohonan tersebut sejak tahun 2023 dan akan ada 13 poktan di 13 kecamatan yang akan menerima bantuan mesin tersebut.
Dalam penyalurannya, DKPP akan melakukan verifikasi pada poktan yang ada dan akan menerima bantuan guna mencegah poktan menerima bantuan ganda.
“Sebelum menyalurkan mesin, kami telah melakukan verifikasi pada poktan yang ada untuk mencegah poktan yang sudah dapat bantuan sebelumnya tidak akan mendapatkannya kembali,” terang Nolo, dikutip radarmadura, Kamis (25/4/2024).
“Sekarang kami masih dalam tahap melakukan verifikasi, setelah itu baru akan akan dilakukan penetapan surat keputusan (SK),” tambahnya.
Pada tahun ini, Pemkab Pamekasan menyiapkan anggaran sebesar Rp43 miliar dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) dan direncanakan akan direalisasikan pada Bulan Juni hingga Juli 2024.
Nolo berharap bantuan bisa direalisasikan pada musim tembakau. “Kami berharap bantuan itu bisa disalurkan saat atau sebelum musim tembakau dan penerimanya dipastikan bukan poktan yang sama, sehingga tidak ada kesan DKPP pilih kasih,” tutupnya.***
**Klik Google News dan dapatkan berita terkini serta informasi bermanfaat lainnya di perangkat Anda.







