Menlu Sugiono Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Perdamaian dan Pemulihan Gaza di DK PBB

  • Bagikan
Menlu Sugiono Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Perdamaian dan Pemulihan Gaza di DK PBB

JAKARTA – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono menegaskan komitmen kuat Indonesia untuk berperan aktif dalam upaya perdamaian dan pemulihan di Gaza, Palestina, saat menghadiri pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) di New York, Amerika Serikat, Senin (16/2/2026). Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Selasa (17/2/2026).

Sugiono hadir dalam sidang Dewan Keamanan yang mengangkat tema “The situation in the Middle East, including the Palestinian question (MEPQ)”, yang membahas dinamika konflik serta prospek perdamaian di kawasan tersebut. Menurutnya, keikutsertaan Indonesia pada forum itu mengukuhkan peran diplomasi RI dalam mendukung upaya perdamaian dan kemanusiaan, termasuk proses rekonstruksi dan pemulihan Gaza setelah bertahun-tahun dilanda konflik.

Dalam pertemuan itu, Sugiono juga menyampaikan bahwa Indonesia akan mengangkat keterlibatannya dalam Board of Peace (Dewan Perdamaian Gaza) sebagai representasi nyata kebijakan luar negeri bebas aktif yang konsisten.

“Partisipasi Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza merupakan wujud konsistensi politik luar negeri bebas aktif dalam mendukung perdamaian yang adil dan berkelanjutan, sesuai solusi dua negara, serta keberpihakan yang nyata terhadap rakyat Palestina,” demikian salah satu poin yang dikutip dari siaran pers tersebut.

BACA JUGA:  Gandeng UNIRA, Lapas Pamekasan Tingkatkan Literasi Hukum Narapidana

Sugiono dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB dan Wakil Tetap Palestina untuk membahas langkah-langkah konkret memperjuangkan perdamaian di Palestina, di luar agenda sidang DK PBB. Selain itu, kunjungan kerja ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan undangan kepada Sekretaris Jenderal PBB dan negara anggota untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada April mendatang.

Rangkaian agenda tersebut mencerminkan penegasan posisi Indonesia yang sejak lama mendukung hak rakyat Palestina untuk merdeka dan berdaulat berdasarkan solusi dua negara. Indonesia terus menekankan penyelesaian melalui dialog serta komitmen internasional terhadap prinsip hukum internasional dan penghormatan terhadap kemanusiaan.

Selain menghadiri pertemuan DK PBB, Sugiono juga dijadwalkan menggelar pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Inggris, yang saat ini memegang presidensi Dewan Keamanan PBB untuk bulan Februari 2026, guna memperkuat koordinasi dan dukungan internasional terhadap upaya perdamaian di Timur Tengah.

BACA JUGA:  Tidak Ingin Dijodohkan, Wanita di Pamekasan Berakhir Jadi Korban Dukun Cabul, Ini Kronologinya!

Latar Belakang Diplomasi Indonesia terhadap Gaza
Keterlibatan Indonesia dalam isu Gaza bukan hal baru. Negara ini sebelumnya telah bergabung dalam Board of Peace untuk mendorong penghentian kekerasan, perlindungan warga sipil, serta perluasan akses bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina. Indonesia melihat keanggotaan tersebut sebagai mekanisme sementara yang dapat memperkuat komitmen internasional dalam menghentikan kekerasan dan melindungi warga sipil di Gaza setelah dua tahun konflik yang berkepanjangan.

Pernyataan Sugiono kali ini juga sejalan dengan posisi Indonesia yang konsisten mendukung solusi dua negara sebagai landasan penyelesaian konflik Palestina–Israel, serta menegaskan komitmen terhadap peran aktif dalam mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Pernyataan dan langkah diplomatik yang dilakukan pemerintah Indonesia mencerminkan upaya berkelanjutan untuk memperkuat peran negara dalam forum internasional, terutama dalam menyikapi konflik yang berdampak luas terhadap stabilitas dan kemanusiaan di kawasan Timur Tengah.**

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *