JAKARTA — Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina, Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo, meninggal dunia pada Minggu (8/2/2026) malam di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, pada usia 78 tahun, menurut informasi yang diterima media nasional.
Kepergian diplomatik senior Indonesia itu diumumkan melalui pernyataan resmi keluarga dan sejumlah pejabat negara, termasuk Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Ace Hasan Syadzily. Agus wafat sekitar pukul 20.15 WIB setelah menjalani perawatan akibat kondisi kesehatan yang menurun.
Agus Widjojo tercatat diangkat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Filipina sejak 12 Januari 2022 melalui keputusan Presiden bersama sejumlah duta besar lainnya. Penugasan tersebut juga mencakup peran sebagai Duta Besar merangkap untuk Republik Kepulauan Marshall dan Republik Palau.
Kementerian Luar Negeri RI pada Senin pagi menggelar upacara penghormatan terakhir terhadap almarhum di Gedung Pancasila, Jakarta. Peti jenazah yang dilapisi bendera kebangsaan disemayamkan di Ruang Bendera sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian Agus untuk bangsa.
Agus lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada 8 Juni 1947 sebagai putra dari Mayjen TNI (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo, seorang pahlawan revolusi yang gugur pada peristiwa G30S/PKI. Ia menempuh pendidikan militer di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) dan menjalani karier panjang di TNI Angkatan Darat hingga memasuki masa pensiun.
Sepanjang kariernya, Agus memegang berbagai posisi penting. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dari Fraksi TNI/Polri pada awal 2000-an, serta dipercaya sebagai Gubernur Lemhannas selama periode 2016–2022 sebelum diangkat menjadi duta besar.
Gubernur Lemhannas saat ini, Ace Hasan Syadzily, mengenang Agus sebagai sosok yang gigih dan dedikatif dalam tugasnya, baik di bidang pertahanan maupun diplomasi. Menurut Ace, almarhum dikenal memiliki pemikiran strategis dalam memperkuat hubungan sipil-militer di Indonesia dan selalu berupaya mengabdi bahkan hingga masa berlaku penugasan sebagai diplomat.
Rencana prosesi pemakaman masih menunggu konfirmasi dari pihak keluarga dan Kemlu. Namun, jenazah Agus Widjojo sempat direncanakan untuk disemayamkan di kediamannya di Puri Cikeas sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan.**







