SAMPANG – Bupati Sampang Slamet Junaidi menegaskan bahwa penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas serta Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sampang.
RKPD tersebut mengusung tema “Peningkatan Produktivitas SDM serta Pengentasan Kemiskinan dan Ketahanan Pangan untuk Percepatan Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan.”
Dalam keterangannya, Slamet Junaidi menyebut prioritas pembangunan pada 2026 mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan pendidikan, layanan kesehatan, dan kehidupan sosial yang harmonis serta berbudaya.
Selain itu, pengentasan kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan berbasis agribisnis serta UMKM juga menjadi fokus utama untuk mendorong ekonomi inklusif.
“Serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik dan inovatif,” jelasnya.
Bupati menambahkan, anggaran pendapatan dan belanja dalam KUA-PPAS 2026 masih bersifat tentatif. Proyeksi anggaran menggunakan asumsi yang sama dengan tahun sebelumnya, dengan potensi kenaikan berdasarkan realisasi APBD 2025.
“Apabila sudah ada kepastian dari Pemerintah Pusat terkait Dana Transfer ke Daerah, maka akan dilakukan penyesuaian dalam penyusunan Rancangan APBD 2026,” tegas Slamet Junaidi.**







