Gas Elpiji 3kg Naik, Pemkab Pamekasan Belum Siapkan Solusi Alternatif

  • Bagikan
Gas Elpiji 3kg Naik, Pemkab Pamekasan Belum Siapkan Solusi Alternatif Sehilir

Sehilir.com – Kelangkaan gas LPG 3 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah Pamekasan, Jawa Timur dipicu oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat serta perubahan pola distribusi di tingkat bawah. Hal ini terungkap dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pemerintah kecamatan bersama pihak terkait dalam beberapa hari terakhir.

Menanggapi persoalan kebutuhan pokok tersebut kepala bagian perekonomian setempat Bahtiar Efendy mengatakan bahwa institusinya sudah melakukan monitoring ke tingkat suplayer hingga agen hasilnya menunjukkan bahwa Pertamina mengurangi pasokan ke berbagai daerah termasuk diwilayah Pamekasan. Pengurangan stok tersebut berdampak pada harga yang diluar ketentuan harga eceran tinggi (het) mencapai angka Rp 25 per tabung.

BACA JUGA:  Wujudkan Lapas Bersih dan Aman, Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Razia Gabungan Bersama Polres, Brimob, dan Kodim 0826

” Pemerintah daerah memastikan dalam beberapa minggu ini stok bahan dapur itu terpenuhi. Masyarakat diharapkan tidak panic buying sehingga memicu keresahan publik.” kata Bahtiar Sabtu 11 April 2026

Mantan direktur PDAM Pamekasan itu menambahkan, elpiji subsidi hanya digunakan oleh masyarakat yang berhak. Pelaku usaha seperti rumah makan, laundry, maupun sektor lainnya diharapkan tidak menggunakan elpiji bersubsidi.

” Pengurangan ini sifatnya sementara pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin agar pasokan LPG 3kg kembali stabil serta harganya kembali normal di pasaran,” serunya

Berdasarkan dari sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga bahan pokok di jawa timur (SiskaPerbapo) untuk komoditi gas Elpiji 3kg kabupaten Pamekasan di harga Rp. 20.000 sementara di 37 kabupaten/kota di Jatim per tanggal 2026-04-11 12:28:54 menunjukkan harga yang relatif stabil rata-rata tertinggi di Kabupaten Lumajang Rp 23.600, Kabupaten Ngawi Rp23.666,- dan harga rata-rata terendah di Kabupaten Bangkalan Rp 18.000, lalu, Kabupaten Pacitan Rp18.000.

BACA JUGA:  Lapas Narkotika Pamekasan Buka Layanan Tatap Muka di Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Sementara itu diwaktu yang sama, menurut Muhammad Khosen warga Kecamatan Tlanakan, mengaku harus membeli gas melon dengan harga tinggi dalam beberapa hari terakhir.

” Disaat inilah masyarakat perlu peranan pemerintah kabupaten untuk meringankan beban ditengah keterbatasan ekonomi saat ini. Satu minggu terakhir harga gas melon mencapai Rp25.000 di pengecer lokal.” singkatnya

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *