PRABUMULIH – Polemik pencopotan Kepala SMP Negeri 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah SPd MSi, berakhir setelah pemerintah kota mengembalikannya ke jabatan semula. Roni kembali bertugas pada Rabu (17/9) dan disambut antusias ratusan siswa di halaman sekolah.
Dalam video yang beredar di media sosial, para siswa meneriakkan yel-yel dukungan sambil mengepalkan tangan saat Roni tiba dengan mobil hitam. Suasana haru terlihat ketika siswa berebut menyalami dan mencium tangannya.
Tak hanya Roni, Ageng selaku satpam SMPN 1 yang juga sempat diberhentikan pada Senin (15/9), dikembalikan ke posisinya.
Wali Kota Prabumulih, Arlan, menyampaikan permintaan maaf kepada Roni dan masyarakat atas polemik yang terjadi.
“Saya selaku Wali Kota Prabumulih menyampaikan permohonan maaf kepada Pak Roni dan seluruh masyarakat kota Prabumulih,” ujar Arlan.
Arlan juga membantah isu yang menyebut pencopotan Roni terkait anaknya membawa mobil ke sekolah. Ia menegaskan kabar tersebut tidak benar.
Dengan dikembalikannya Roni dan Ageng, ketegangan yang sempat memicu simpati publik mereda, meski perbincangan mengenai kebijakan Wali Kota masih menjadi topik hangat di media sosial.**







