Ledakan Hebat Guncang Ambunten, Sumenep: Satu Orang Luka, Penyebab Masih Diselidiki

  • Bagikan
Ledakan Hebat Guncang Ambunten, Sumenep: Satu Orang Luka, Penyebab Masih Diselidiki

SUMENEP – Warga Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, dikejutkan oleh suara ledakan keras pada Minggu (24/8) sekitar pukul 03.30 WIB. Ledakan tersebut berasal dari garasi rumah milik Moh. Hasin (50), warga setempat.

Akibat peristiwa itu, satu orang mengalami luka-luka. Korban diketahui bernama Firda (20), anak pemilik rumah, yang saat kejadian berada di dalam rumah. Ia langsung mendapat perawatan medis setelah berhasil dievakuasi.

Ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan parah pada rumah korban, terutama di bagian dapur dan garasi. Sebuah mobil L300 berwarna putih yang terparkir di garasi terlihat hancur akibat ledakan. Sementara itu, Moh. Hasin dan istrinya tidak berada di rumah karena sedang merantau ke Jakarta.

BACA JUGA:  DKPP Pamekasan akan Beri Bantuan Mesin Rajang untuk Poktan, Ini Syaratnya!

Camat Ambunten, Suryadi Irawan, mengatakan ledakan terjadi secara mendadak dan membuat warga sekitar panik. “Ledakan terjadi tiba-tiba sekitar pukul 03.30. Sebagian bangunan rumah roboh, terutama di bagian garasi, dan dinding mengalami retak,” ujarnya.

Menurut Suryadi, rumah tersebut hanya dihuni oleh Firda, karena kedua orang tuanya sedang berada di Jakarta. “Saat kejadian, hanya anaknya yang ada di rumah. Runtuhan menimpa korban, sehingga mengalami luka,” tambahnya.

Sementara itu, Plt Kasihumas Polres Sumenep, AKP Widiarti, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab ledakan. Tim Inafis Polres Sumenep bersama jajaran Polsek Ambunten telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

BACA JUGA:  Cegah Peredaran Narkoba, Lapas Narkotika Pamekasan Lakukan Razia dan Tes Urin WBP

“Dugaan sementara ledakan berasal dari mobil yang terparkir di garasi, namun penyebab pastinya belum dapat dipastikan. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan melibatkan tim khusus untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Area kejadian telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi sebelum hasil investigasi resmi diumumkan.

“Warga diminta tetap tenang dan menunggu hasil resmi penyelidikan,” kata AKP Widiarti.**

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *