PAMEKASAN – Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan turut ambil bagian dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMKN 3 Pamekasan, Selasa (15/7), dengan memberikan penyuluhan hukum kepada siswa baru.
Dua perwakilan Lapas, Muhamad Sulistiyo dan Mohamad Al-Ansori Gunawan, hadir sebagai narasumber. Sulistiyo mengingatkan siswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.
“Narkoba tidak mengenal usia, tidak memilih status. Sekali terjerat, sangat sulit untuk kembali. Maka, penting bagi adik-adik semua untuk mengenali, menghindari, dan berani berkata TIDAK terhadap NAPZA,” tegasnya.
Sementara itu, Ansori membahas maraknya judi online di kalangan remaja dan dampak buruk yang ditimbulkannya, mulai dari kecanduan hingga tindak kriminal.
“Judi online tampak sepele—hanya klik dan transfer. Tapi dampaknya bisa fatal: kecanduan, hutang, putus sekolah, hingga tindak kriminal. Itu bukan hiburan, tapi perangkap yang menghancurkan,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung interaktif, dengan siswa aktif bertanya seputar pencegahan narkoba dan cara menghadapi teman yang terjerat judi daring. Lapas menyatakan dukungannya terhadap kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan sekolah dalam membentuk generasi muda yang sadar hukum dan bebas dari pengaruh negatif.







