Dihantam Ombak dan Angin Kencang, Sejumlah Perahu Nelayan Sampang Rusak Parah

  • Bagikan
Dihantam Ombak dan Angin Kencang, Sejumlah Perahu Nelayan Sampang Rusak Parah

SAMPANG – Cuaca ekstrem yang melanda pesisir Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menyebabkan sejumlah perahu milik nelayan di Desa Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong, rusak parah. Insiden terjadi pada Rabu dini hari (9/7/2025) sekitar pukul 02.00 WIB saat angin kencang disertai ombak besar menghantam kawasan pantai.

Data di lapangan menyebutkan, beberapa perahu yang mengalami kerusakan di antaranya milik Syukur dan Jemali, warga Dusun Manceng, serta Faisol dari Dusun Pandian. Perahu milik Faisol dilaporkan hancur total, sementara milik Syukur hanya mengalami kerusakan ringan. Di Dusun Dangkah, perahu milik nelayan bernama Zinol juga dilaporkan rusak akibat gelombang tinggi.

BACA JUGA:  Kunjungan Wisatawan ke Kota Tua Capai 15.689 Orang saat Natal

Salah satu warga setempat, Buradi, mengungkapkan bahwa gelombang pasang dan angin kencang telah terjadi selama tiga hari terakhir. Menurutnya, gelombang besar menghempaskan air ke daratan hingga menggenangi area parkir perahu.

“Ombaknya sangat besar. Air naik sampai ke darat, perahu-perahu yang tidak sempat diawasi terbentur batu karang hingga rusak,” tutur Buradi saat dikonfirmasi, Rabu siang.

Ia menambahkan, dua perahu berhasil diselamatkan karena lokasinya dipantau langsung oleh warga. Sementara sisanya tidak sempat diamankan dan mengalami kerusakan parah akibat hantaman ombak.

BACA JUGA:  Akui Ada Kesalahan Konversi Sirekap, Ketua KPU Tegaskan Tidak Ada Manipulasi Data

Akibat kejadian tersebut, total kerugian diperkirakan mencapai Rp50 juta. Para nelayan terdampak kini tidak bisa melaut dan berharap ada bantuan dari pemerintah daerah untuk memperbaiki perahu mereka.

“Kami sangat berharap ada perhatian dari pemerintah, agar bisa segera kembali melaut. Ini satu-satunya mata pencaharian kami,” ujar salah seorang nelayan yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Sampang terkait kemungkinan bantuan atau penanganan pasca-bencana bagi nelayan terdampak.**

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *