PAMEKASAN, SEHILIR.com – Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan menggelar salat Iduladha 1446 H dan pemotongan 13 ekor hewan kurban, Kamis (5/6/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan keagamaan bagi warga binaan sekaligus wujud kepedulian sosial.
Salat Id digelar pukul 06.00 WIB di lingkungan dalam lapas. Bertindak sebagai imam dan khatib, Dr. KH. Achmad Busairi, M.Pd.I., dari Pondok Pesantren Al-Hikmah, Sumenep, menyampaikan khutbah bertema keteladanan Nabi Ibrahim dan Ismail dalam menjalankan perintah Tuhan.
Kepala Lapas Narkotika Pamekasan dalam sambutannya mengajak warga binaan menjadikan Iduladha sebagai momentum refleksi dan perbaikan diri selama menjalani pembinaan.
“Iduladha mengajarkan nilai keikhlasan dan pengorbanan. Ini waktu yang tepat untuk introspeksi dan memperkuat iman,” ujarnya.
Salat diikuti oleh seluruh warga binaan Muslim serta jajaran struktural lapas, termasuk Ka. KPLP Pradana, Kasi Kamtib Ketut, Kasubsi Bimkeswat Hairul, dan Kaur Umum Syaiful.
Usai salat, panitia melaksanakan penyembelihan 13 ekor hewan kurban—terdiri atas dua sapi dan sebelas kambing. Hewan kurban merupakan sumbangan dari Bank BRI Cabang Pamekasan, Prinkompasindo, serta donatur internal pegawai.
Penyembelihan dilakukan sesuai syariat oleh panitia dan warga binaan yang telah memiliki keterampilan khusus. Daging kurban kemudian didistribusikan kepada masyarakat sekitar dan keluarga pegawai.
Kalapas menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya ibadah, tetapi juga pembinaan nilai empati dan solidaritas bagi warga binaan.
“Ini adalah bentuk pembinaan mental dan sosial agar warga binaan memiliki kepekaan terhadap sesama,” katanya.
Lapas Narkotika Pamekasan menyatakan akan terus mendorong program pembinaan berbasis keagamaan dan memperkuat sinergi dengan masyarakat di berbagai momen keagamaan.**







