Pamekasan, sehilir.com – Ribuan tenaga honorer di Kabupaten Pamekasan terancam diberhentikan dengan direncanakannya penghapusan tenaga honorer oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) RI.
Akibat rencana itu, sebanyak 3.127 tenaga kerja honorer yang ada di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pamekasan terancam akan diberhentikan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan Saudi Rahman mengaku pihaknya belum menerima surat pemberitahuan penghapusan tenaga honorer.
Saudi mengatakan, penghapusan tenaga honorer tersebut kemungkinan akan tuntas tahun 2024. “Kami rencanakan melakukan penghapusan pada akhir tahun ini,” ucapnya dikutip radar madura, Kamis (23/5/2024).
Kepala Dinas BKPSDM itu mengungkapkan, honorer terbanyak berada di Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). “Guru serta nakes paling banyak,” ungkapnya.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan Sahrul Munir mengatakan, anggaran yang dialokasikan untuk ribuan honorer sebesar Rp24.475.000.000 dengan nominal yang beragam.
“Nominal tiap OPD beragam, insyaAllah nominalnya sudah benar. Honor tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” jelasnya.***
**Klik Google News dan dapatkan berita terkini serta informasi bermanfaat lainnya di perangkat Anda.







