Hari Obesitas Sedunia! Perbedaan Obesitas dengan Kelebihan Berat Badan, dan 5 Tips Menambah Kesehatan

  • Bagikan
Mengenal Perbedaan Obesitas dengan Kelebihan Berat Badan
Foto: Ilustrasi (dok. pixabay)

SEHILIR.COM – Perbedaan obesitas dengan kelebihan berat badan sulit diketahui oleh banyak orang. keduanya merupakan dua hal yang sering dianggap sama oleh sebagian orang, padahal keduanya merupakan dua kasus yang memiliki perbedaan cukup signifikan.

Menurut ahli bedah Dr Vikas Kapur, “Obesitas merupakan kondisi medis penumpukan lemak berlebih sehingga memberikan dampak buruk pada tubuh. Sementara kelebihan berat badan merupakan kondisi berat berlebih pada tubuh dengan melebihi tinggi badan tertentu,” dikutip Healthshots, Senin (4/2).

Berikut ini perbedaan obesitas dengan kelebihan berat badan menurut beberapa ahli:

1. Tingkat lemak pada tubuh

Penderita obesitas lebih banyak menyertakan penimbunan lemak pada tubuh dibanding mereka yang memiliki kelebihan berat badan.

2. Risiko kesehatan

Dalam hal kesehatan mereka yang memiliki berat badan yang lebih dinilai masih dapat menjalani hidup sehat dengan melakukan aktivitas yang dapat menambah stamina seperti olahraga, menjaga pola makan, tidur cukup, dan mengatasi stres.

Dua masalah ini memiliki kesamaan dengan memberikan beban berat badan pada tubuh yang dapat mengakibatkan terjadinya masalah lain. Namun tingkat keparahan dan kemungkinan komplikasi dan penyakit seperti penyakit hipertensi, kolesterol, dan kardiovaskular cenderung lebih tinggi pada penderita obesitas.

3. Kisaran Body Mass Indeks

Dalam perbedaan pada Body Mass Indeks (BMI), seseorang dinyatakan obesitas jika angka BMI-nya lebih besar atau setara dengan 30. Sementara orang dengan kelebihan berat badan memiliki angka BMI 25 dengan berdasarkan pada tingkat kelebihan berat badan relatif terhadap tinggi badan.

BACA JUGA:  Lomba MTQ ke-XXXI Kabupaten Pamekasan Resmi Dibuka, Pj Bupati Harapkan Tembus ke Tingkat Internasional

4. Dampak terhadap mobilitas dan fungsionalitas

Orang dengan obesitas dan kelebihan berat akan berdampak pada mobilitas dan fungsionalitas dengan tubuh yang berat mereka akan mengalami kesulitan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari seperti berjalan, menaiki tangga, dan membungkuk. Orang dengan obesitas memiliki kesulitan yang lebih parah dibanding mereka yang hanya memiliki kelebihan berat badan.

5. Pengobatan

Penangan dalam pengobatan dalam dua kasus tersebut, orang dengan penderita obesitas akan mendapatkan penanganan yang lebih intens, baik dalam segi pengawasan medis, perubahan pola makan, program olahraga, dan dalam beberapa kasus, pilihan pengobatan atau pembedahan. Sementara kelebihan berat dapat diatasi dengan memperbaiki gaya hidup, pola makan, dan dengan olahraga.

Hari Obesitas Sedunia! Perbedaan Obesitas dengan Kelebihan Berat Badan, dan 5 Tips Menambah Kesehatan Sehilir
Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menambah kesehatan oleh penderita obesitas atau kelebihan berat badan:

1. Mengatur pola makan

Untuk mengatasi masalah ini, dianjurkan untuk berfokus pada makanan yang kaya akan nutrisi, seperti buah, sayur, lemak sehat, biji-bijian, dan protein yang tidak mengandung lemak. Mengurangi mengkonsumsi makanan olahan, minuman gula, dan camilan dengan kalori tinggi akan sangat membantu.

2. Rutin melakukan olahraga

Melakukan olahraga ringan seperti latihan aerobik seperti jalan kaki, jogging, dan berenang, serta latihan kekuatan untuk membakar kalori, membentuk otot, dan meningkatkan kebugaran tubuh minimal 150 menit dalam seminggu.

BACA JUGA:  Cara Mengatasi Masalah pada Rambut Secara Alami, Gunakan Buah Murbei dan Pahami 4 Cara Mengolahnya

3. Porsi makan

Atur porsi makan agar tidak terlalu berlebihan, dalam hal ini bisa menggunakan piring kecil, mangkuk, dan peralatan lain yang dapat mengatur porsi makan. Kenali juga isyarat perut ketika lapar dan kenyang agar tidak terlalu banyak mengkonsumsi kalori.

4. Tetap hidrasi

Jaga agar tubuh tetap terhidrasi dengan mengkonsumsi air atau jus sehat sepanjang hari. Dengan begitu akan dapat membantu mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi dan mendukung upaya penurunan berat badan.

5. Konsisten dan sabar

Untuk mewujudkan hal ini tentunya sangat diperlukan konsistensi serta kesabaran yang besar sehingga tetap diperlukan tujuan yang realistis dan temukan kemajuan dari usaha yang dilakukan. Fokuskan pada perubahan gaya hidup yang kontinuitas dibanding dengan melakukan diet iseng atau perbaikan cepat.

Sebanyak 2,5 miliar orang dewasa berusia 18 tahun ke atas ditemukan kelebihan berat badan pada tahun 2022, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Dari total itu, sebanyak 890 juta mengalami obesitas.

Meski memiliki kesamaan dalam beberapa hal, obesitas dan kelebihan berat badan memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal risik kesehatan, kisaran BMI, dampak terhadap fungsi, dan pendekatan pengobatan. Lakukan kebiasaan yang sehat untuk memerangi masalah tersebut.***


**Klik Google News dan dapatkan berita terkini serta informasi bermanfaat lainnya di perangkat Anda.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *