PAMEKASAN – Serapan tembakau di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada musim panen 2025 melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah. Data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan mencatat total serapan mencapai 30.748 ton, melebihi target awal sebesar 29.200 ton.
Kepala Disperindag Pamekasan Basri Yulianto menyebut capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan tata niaga tembakau di daerah sentra agribisnis tersebut, terutama di tengah tantangan cuaca yang tidak menentu.
“Pencapaian serapan hingga 30 ribu ton lebih ini sudah sangat luar biasa. Ini merupakan bentuk keberhasilan tata niaga tembakau di Pamekasan,” ujarnya, Kamis (13/11/2025).
Menurut Basri, curah hujan yang tinggi pada awal masa tanam sempat mengkhawatirkan petani karena berpotensi menurunkan kualitas daun tembakau. Namun berbagai langkah mitigasi dan koordinasi lintas sektor berhasil menjaga produksi tetap stabil.
“Apalagi jika curah hujan lebih bersahabat, kemungkinan penyerapan tembakau akan lebih tinggi lagi,” tambahnya.
Menurut Disperindag, capaian serapan tahun ini sekaligus menunjukkan soliditas antara petani, pabrikan, dan pelaku tata niaga yang mampu menyesuaikan strategi di lapangan untuk menjaga kualitas komoditas unggulan Pamekasan tersebut.







