PAMEKASAN, SEHILIR.com– Suasana khidmat menyelimuti Lapas Narkotika Pamekasan saat lantunan takbir menggema sejak subuh. Ratusan warga binaan, petugas, dan Kalapas Fathorrosi melaksanakan Shalat Idul Fitri 1446 H di lapangan dalam Lapas. Bagi para warga binaan, momen ini menjadi ajang refleksi dan harapan untuk kembali ke keluarga.
Shalat Ied dipimpin oleh KH Munafi S.Ag., M.Pd., yang juga menyampaikan khutbah tentang pentingnya membersihkan hati dan menghancurkan ego di hari kemenangan. “Hari ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga kesempatan untuk memperbaiki diri dan saling memaafkan,” ujarnya.
Kalapas Fathorrosi dalam sambutannya mengajak warga binaan menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia juga berpesan agar mereka menjalani masa pembinaan dengan baik, sehingga dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
Sebagai bagian dari perayaan Idul Fitri, sebanyak 639 warga binaan menerima remisi khusus. Dari jumlah tersebut, 636 orang mendapatkan Remisi Khusus (RK) I, sementara 3 lainnya menerima RK II yang berpotensi langsung bebas.
Fathorrosi menegaskan bahwa remisi ini diberikan kepada warga binaan yang memenuhi syarat administratif dan substantif. “Pengurangan masa pidana ini menjadi bukti bahwa mereka telah menjalani pembinaan dengan baik dan menaati peraturan di dalam Lapas,” tutupnya.







